Budi Pekerti dan Moralitas Dunia Pendidikan Harus Dibenahi

Jakarta, otoritas.co.id – DPN Peduli Nusantara Tunggal menyoroti pentingnya pembenahan nilai-nilai pendidikan, khususnya terkait budi pekerti dan moralitas di lingkungan sekolah. Organisasi yang fokus pada advokasi kebijakan publik itu menilai krisis adab dalam dunia pendidikan saat ini semakin mengkhawatirkan.
Menurut keterangan yang disampaikan pihak DPN Peduli Nusantara Tunggal, orientasi pendidikan yang terlalu menitikberatkan pada capaian akademik dinilai telah menggeser fungsi utama pendidikan sebagai sarana pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
“Melemahnya penanaman adab dan budi pekerti membuat anak didik rentan menghadapi persoalan hukum maupun psikologis. Ketika pendidikan hanya fokus pada nilai dan kelulusan, pembentukan moral sering kali terabaikan,” ujar perwakilan organisasi tersebut.
Mereka menilai krisis moral di lingkungan pendidikan terlihat dari menurunnya rasa hormat siswa terhadap guru, berkurangnya empati sosial, hingga meningkatnya perilaku menyimpang di kalangan remaja.
Dalam perspektif hukum publik, lemahnya pendidikan etika juga dinilai dapat meningkatkan risiko kenakalan remaja berkembang menjadi tindak pelanggaran hukum. Selain itu, persoalan perlindungan terhadap guru dalam menjalankan disiplin terhadap siswa juga masih menjadi tantangan tersendiri.
Tidak hanya berdampak secara sosial dan hukum, pendekatan pendidikan yang terlalu menekankan aspek kognitif juga disebut berpengaruh terhadap kondisi psikologis peserta didik. Tekanan akademik yang tinggi tanpa diimbangi pendidikan emosional dinilai dapat memicu stres, hilangnya empati, serta rendahnya kemampuan siswa dalam mengelola emosi dan menyelesaikan masalah secara sehat.
Atas kondisi tersebut, berbagai kalangan pakar pendidikan mendorong penerapan Pendidikan Karakter dan pendekatan Disiplin Positif di sekolah. Pendekatan itu dinilai lebih efektif dalam membentuk tanggung jawab, kedewasaan emosional, serta budi pekerti siswa dibandingkan pola pendidikan yang hanya berorientasi pada hukuman dan pencapaian akademik semata.
DPN Peduli Nusantara Tunggal menegaskan bahwa pembenahan moralitas dan budi pekerti dalam dunia pendidikan harus menjadi perhatian bersama demi menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter dan integritas yang kuat.
(Arthur Noija, S.H.)
