Soliditas dan Kepedulian Sosial, LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi Gelar Syukuran dan Family Gathering di Gunung Wayang Kalapanunggal

0
IMG-20261031-WA0154

SUKABUMI, Otoritas.co.id – Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Markas Cabang (Marcab) Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam membangun soliditas organisasi sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan syukuran dan family gathering yang berlangsung khidmat di kawasan wisata Gunung Wayang, Desa Gunungendut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.

Mengusung semangat kebersamaan dan persaudaraan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkumpulnya keluarga besar organisasi, namun dirangkai dengan kegiatan yang sarat makna, yakni tausiyah keagamaan serta pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum jompo.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan organisasi kemasyarakatan (Ormas) harus mampu menghadirkan manfaat dan kontribusi positif bagi lingkungan sosial.

Perkuat Silaturahmi dan Kekompakan Internal

Suasana kekeluargaan dan keakraban begitu terasa mewarnai kegiatan tersebut. Jajaran pengurus, anggota, hingga keluarga besar LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi tampak berbaur dalam satu momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat komunikasi internal, serta membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.

Ketua Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas organisasi. Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya anggota maupun lengkapnya struktur kepengurusan, melainkan dari kemampuan seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Organisasi yang besar bukan dilihat dari atributnya saja, tapi dari kekompakannya dan manfaatnya untuk masyarakat. LMPI harus hadir bukan hanya saat ada kegiatan internal, tapi harus dirasakan kehadirannya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” tegas Teddy Setiadi.

Baginya, organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab sosial dan moral. Kehadirannya harus mampu menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah dan membantu masyarakat.

Santunan Anak Yatim dan Kaum Jompo, Wujud Nyata Kepedulian

Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut adalah pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan kaum jompo di sekitar wilayah Gunungendut.

Kegiatan sosial ini memiliki makna lebih dari sekadar penyerahan bantuan materi. Di balik santunan tersebut, terdapat pesan kemanusiaan yang kuat bahwa nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi harus terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.

Anak yatim dan kaum lanjut usia merupakan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, keterlibatan ormas seperti LMPI dalam kegiatan sosial seperti ini menjadi salah satu bentuk partisipasi nyata dalam memperkuat kepekaan sosial dan jiwa kemanusiaan.

Pemberian santunan tersebut disambut haru oleh para penerima manfaat. Teddy Setiadi bersama jajaran pengurus LMPI berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dijadikan agenda rutin organisasi secara berkelanjutan, bukan hanya dilaksanakan pada momentum tertentu.

Tausiyah Keagamaan Perkuat Nilai Spiritual

Selain santunan, kegiatan family gathering juga diisi dengan tausiyah keagamaan sebagai sarana memperkuat nilai spiritual, etika, dan membangun kesadaran moral seluruh anggota.

Melalui tausiyah tersebut, seluruh peserta diajak untuk senantiasa menjaga keimanan, memperbanyak rasa syukur, menghormati sesama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai keagamaan tersebut sejalan dengan semangat LMPI yang mengedepankan persaudaraan, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi perlu diimbangi dengan karakter anggota yang menjunjung tinggi etika, sikap saling menghormati, dan tanggung jawab sosial.

LMPI Harus Hadir dan Bermanfaat

Dalam konteks kehidupan sosial di Kabupaten Sukabumi, peran organisasi kemasyarakatan dinilai memiliki posisi strategis sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat ikut menjaga kondusivitas, memperkuat persatuan, serta mendorong kegiatan-kegiatan positif di tengah masyarakat.

Teddy Setiadi diharapkan mampu membawa LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, responsif, dan dicintai masyarakat.

Menurutnya, soliditas internal harus berjalan beriringan dengan kepedulian eksternal. Artinya, semakin kuat kebersamaan di dalam organisasi, semakin besar pula peluang organisasi untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Kegiatan family gathering di Gunung Wayang ini juga menjadi ruang membangun kedekatan emosional antara pengurus, anggota, dan keluarga besar LMPI. Hubungan yang harmonis diharapkan dapat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi ke depan.

Pada akhirnya, kegiatan syukuran, tausiyah, dan santunan yang digelar LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi ini membawa pesan besar bahwa organisasi bukan sekadar wadah berhimpun, melainkan juga sarana membangun pengabdian dan kepedulian terhadap sesama.

LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi ingin menegaskan bahwa kekuatan organisasi bukan hanya terletak pada kebesaran nama dan atribut, tetapi pada seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. Sebab, organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu menjaga persaudaraan, hadir ketika masyarakat membutuhkan, dan menjadikan kepedulian sebagai bagian dari gerakan nyata.

Edi K

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *