CWIG Desak Kombes Pol. Imron Ermawan Atensi Kasus BAT Bank

JAKARTA, OTORITAS.co.id — Cerdas Waspada Investasi Global (CWIG) mendesak Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Imron Ermawan, memberikan atensi serius terhadap perkara dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU terkait BAT Bank.
Ketua Umum DPP CWIG, Henry Hosang, meminta penyidik segera menuntaskan perkara yang dilaporkan Johan Ismail, warga negara Malaysia, sejak 15 Januari 2026.
“Jika alat bukti telah cukup, kami mendesak penyidik segera menetapkan tersangka dan melakukan penahanan sesuai ketentuan hukum. Penyidik juga harus mendalami seluruh pihak yang diduga mengetahui, membantu, menikmati, atau turut terlibat dalam perkara maupun aliran dana, termasuk istri CEO BAT Bank yang telah diperiksa sebagai saksi pada 8 September 2026,” tegas Henry.
Menurut Henry, setelah pemeriksaan tersebut, penyidik perlu mencermati seluruh keterangan dan alat bukti yang diperoleh. Apabila ditemukan bukti yang menunjukkan adanya keterlibatan dalam tindak pidana, CWIG meminta yang bersangkutan diproses sesuai hukum, termasuk penetapan sebagai tersangka dan penahanan apabila telah memenuhi persyaratan hukum.
CWIG juga mendorong penyidik menelusuri aliran dana, aset, serta kemungkinan adanya upaya penghilangan atau pengalihan aset yang berkaitan dengan perkara.
Henry mengingatkan pesan calon Kapolri Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dalam fit and proper test di Komisi III DPR RI untuk mematahkan stigma “No Viral, No Justice”. Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh bergantung pada viral atau tidaknya suatu perkara.
“Jangan sampai masyarakat harus membuat perkara menjadi viral terlebih dahulu untuk mendapatkan kepastian hukum. Kami berharap kasus ini menjadi momentum pembuktian bahwa hukum bekerja berdasarkan alat bukti, profesionalitas, dan prinsip persamaan di hadapan hukum, bukan berdasarkan viral atau tidaknya sebuah perkara,” ujar Henry.
CWIG menegaskan akan terus mengawal perkara tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol masyarakat dan meminta proses hukum berjalan transparan, profesional, objektif, serta tanpa pandang bulu. (**)
