Bangun Partai Politik dengan Etika Berpikir, Bukan Teriakan Keras Tanpa Arah

0
file_00000000b0d081fda0bf43ab8a7cf959

JAKARTA, OTORITAS.co.id — Pengamat Pertahanan Dr. Susilawati, M.Han., menilai partai politik memiliki tanggung jawab penting dalam membentuk kehidupan berbangsa dan bernegara melalui gagasan, pemikiran kritis, serta etika berpikir yang baik. Menurutnya, partai politik tidak seharusnya hanya menjadi ruang untuk melontarkan kritik atau respons keras terhadap berbagai persoalan tanpa arah penyelesaian yang jelas.

Susilawati mengatakan, sejak awal partai politik dibangun dengan tujuan yang strategis dalam kehidupan berdemokrasi, yakni ikut menata kehidupan nasional agar berlangsung aman, nyaman, damai, harmonis, dan selaras.

“Sejatinya partai politik itu dibangun atas dasar fondasi berpikir kritis, tetapi bukan teriakan tanpa arah,” ujar Susilawati.

Ia menilai, kerja politik membutuhkan etika berpikir yang kuat, terutama ketika partai politik memiliki kader yang berada di pemerintahan. Menurutnya, kekuatan politik semestinya tidak hanya ditunjukkan melalui kemampuan menyampaikan kritik dengan suara keras, tetapi melalui kemampuan menawarkan gagasan, mengolah persoalan dan menghasilkan solusi.

Susilawati juga mengingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika kehidupan masyarakat menuntut para pelaku politik memiliki kesadaran yang tinggi terhadap etika berpikir, karakter dan perilaku dalam menjalankan aktivitas politik.

Dalam kehidupan demokrasi, kata dia, setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan kehendak, pikiran dan pendapat. Namun, kebebasan tersebut seharusnya tetap disertai penghormatan terhadap pihak lain.

“Nanti pikiran, pendapat atau aspirasi dari orang tersebut bisa kita pikirkan dan kita create lagi menjadi sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat bagi kehidupan banyak orang,” katanya.

Menurut Susilawati, perbedaan pandangan seharusnya tidak selalu direspons dengan sikap saling merendahkan. Justru perbedaan pemikiran dapat menjadi bahan untuk melahirkan gagasan baru apabila dikelola melalui dialog dan proses berpikir yang sehat.

Ia juga menyoroti kecenderungan sebagian masyarakat yang cepat memberikan respons terhadap setiap persoalan yang muncul. Menurutnya, karakter respons cepat tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan untuk berhenti sejenak, mengkaji persoalan dan mencari formula penyelesaian secara lebih matang.

“Kerja politik itu mengedepankan ketenangan dan hening untuk menghadirkan suatu formula atau solusi atau kebijakan dari setiap persoalan yang muncul,” ujar Susilawati.

Karena itu, Susilawati mendorong agar partai politik membangun ekosistem yang sehat dan stabil sehingga proses perjuangan politik dapat berjalan lebih efektif. Ekosistem tersebut, menurut dia, dapat dibangun melalui budaya diskusi, penguatan kajian, pendidikan politik, serta pembiasaan untuk mengedepankan gagasan dibandingkan sekadar adu suara.

Ia menegaskan, kekuatan partai politik tidak semata-mata ditentukan oleh seberapa keras suara yang disampaikan kepada publik, tetapi oleh kemampuan mengubah aspirasi masyarakat menjadi gagasan dan solusi yang bermanfaat.

“Bangun ekosistem yang sehat dan stabil, sehingga perjuangan menjadi efektif,” kata Susilawati.

“Kecerdasan yang disertai keberanian moral menjadi harapan terbaik untuk menciptakan kualitas masyarakat agar keahlian dan integritas benar-benar dihargai.”

Susilawati berharap kehidupan politik Indonesia ke depan semakin mengedepankan kedewasaan dalam berpikir, etika dalam berkomunikasi dan kemampuan mengelola perbedaan. Dengan demikian, partai politik tidak hanya menjadi instrumen perebutan kekuasaan, tetapi juga menjadi ruang untuk melahirkan gagasan dan kebijakan yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://staging-clanstvo.fksarajevo.ba/

http://help.neteye.co/article/instalacao-neteye/

https://cihef.org/domaine-dactivites/

https://www.guiamaster.com.ar/rubros/taxis

https://gte.co.id/idn/

https://cartel.ua/

https://nationalsportscamps.in/

https://chungtee.co.th/

https://csi-movie.com/

https://duncanscoins.org/

https://hipstermag.org/

https://pedodonti.nu/

https://www.duniamusso.org/

https://progate.me/

https://pediaafrica.org/

https://evergreengardensuk.co.uk/

https://artios.com.br/

https://vam-prodam.ru/business-tariffs

https://www.masaya.uml.edu.ni/

https://abtennisdevelopment.com/about/

https://imageauboutdesdoigts.org/

http://www.ritualhelper.lviv.ua/krematoriy/

https://uwaisteam.com/writingcamp

https://fintechplicity.com/trading/

https://vam-prodam.ru/shops

https://billiardsamara.ru/blog/

https://revistajireh.uml.edu.ni/publicaciones/

https://bashqash.com/bashqash-blog/

https://hr.iclick.co.nz/

https://www.nuevaguinea.uml.edu.ni/publicaciones/

https://jurnal.yoctobrain.org/index.php/ijodas/

https://www.nijpcr.nou.edu.ng/

https://tic.wonogirikab.go.id/

https://shambhuholdings.com/governance.html

https://yoctobrain.org/

https://ta.pp.ru/

https://kharkiv-nuau.hneu.edu.ua/

https://convergence.asaindia.org/

https://halosimetri.com/projects/

https://mk-gracia.ru/kompaniya/

https://bib.aseba.org/