Kesbangpol DKI Jakarta Buka Kegiatan “Lestari Bhineka Tunggal Ika, Menyongsong 5 Abad Kota Jakarta

Jakarta, Otoritas.co.id – Kegiatan budaya dan kebangsaan bertajuk “Lestari Bhineka Tunggal Ika, Menyongsong 5 Abad Kota Jakarta” resmi dibuka di Food District Blok A4–5, ITC Cempaka Mas Lantai 5, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang mengusung slogan “SATU RASA JAGA JAKARTA” ini menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat persatuan, melestarikan budaya nusantara, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan menuju 5 Abad Kota Jakarta.
Acara dibuka oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Ketua Sub Kelompok Pembauran Kebangsaan, Nadia Chandrawita, M.I.Kom.

Dalam sambutannya, Nadia Chandrawita menyampaikan bahwa keberagaman yang dimiliki Jakarta harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan mempererat kebersamaan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebhinekaan, gotong royong, dan kepedulian sosial sebagai fondasi pembangunan Jakarta yang harmonis dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian acara pembukaan diawali dengan penampilan Tari Melayu “Pucuk Pisang” yang dibawakan oleh Grup Disabilitas D’Gratari. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), pembacaan doa, serta sambutan dari perwakilan Keluarga Besar FPK DKI Jakarta yang disampaikan oleh Budi Siswanto.
Selanjutnya, para peserta menerima sambutan dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Catharina Intan selaku Department Head ITC Cempaka Mas, serta sambutan dari Ketua Umum Forum Asistensi Media Nasional, Noorcholis, CP.LH. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat persatuan dan pembauran di tengah keberagaman masyarakat.
Salah satu agenda utama pada hari pertama adalah Talkshow Bela Negara dan Sosialisasi Pilah Sampah yang menghadirkan narasumber dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Keluarga Besar FPK DKI Jakarta, Forum Asistensi Media Nasional (ASMEN), serta Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI).

Dalam sesi diskusi, para narasumber menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai bela negara melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat toleransi, serta meningkatkan semangat gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Jakarta.
Perwakilan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, M. Ridho menjelaskan bahwa budaya memilah sampah sejak dari sumbernya merupakan langkah sederhana namun berdampak besar dalam mengurangi volume sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta sehat.
Sementara itu, perwakilan Keluarga Besar FPK DKI Jakarta Budi Siswanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan keharmonisan sosial sebagai implementasi nyata nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Umum Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Dr. Ir. Kun Wardana Abyoto, M.T., menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap isu kebangsaan dan lingkungan hidup.
“Kesadaran masyarakat untuk menjaga persatuan dan lingkungan tidak bisa dibangun secara instan. Diperlukan edukasi yang berkelanjutan dan peran media sebagai jembatan informasi yang mampu menggerakkan partisipasi publik. Pilah sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama terhadap masa depan Jakarta,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Forum Asistensi Media Nasional (ASMEN), Noorcholis, CP.LH., menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, komunitas budaya, dan media mampu menghadirkan ruang edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semangat SATU RASA JAGA JAKARTA harus diwujudkan dalam aksi nyata. Melalui kegiatan ini, kita memperlihatkan bahwa kebhinekaan bukan sekadar slogan, tetapi kekuatan yang mampu menyatukan masyarakat untuk menjaga budaya, lingkungan, dan persatuan bangsa,” kata Noorcholis.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan budaya, pendidikan, dan pelatihan keterampilan merupakan investasi penting dalam menyongsong Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan.
Suasana acara semakin meriah dengan penampilan lagu “Bunda” yang dibawakan oleh Muhammad Raffi, penyanyi disabilitas dari Difabel Granita, yang berhasil memukau para peserta dan tamu undangan.
Penampilan tersebut mendapat apresiasi hangat sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan dan pemberdayaan penyandang disabilitas dalam bidang seni dan budaya.

Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan Angklung WSB, stand up comedy dan atraksi sulap dari ASMEN, serta pelatihan kursus Bahasa Jepang dan program penempatan magang bagi generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung pada 18–20 Juni 2026 ini menghadirkan berbagai agenda menarik, mulai dari pentas seni budaya nusantara, wisata kuliner nusantara, fashion show, lomba tari, lomba mewarnai, hingga berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap semangat persatuan dalam keberagaman dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sekaligus mendorong terciptanya Jakarta yang lebih inklusif, berbudaya, dan berkelanjutan.
Dengan semangat “SATU RASA JAGA JAKARTA”, kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata masyarakat dalam menyongsong 5 Abad Kota Jakarta sebagai kota global yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan budaya Indonesia. (**)
