Dr. Susilawati, M.Han: Indonesia Butuh Figur Strategis untuk Perkuat Stabilitas Pemerintahan

JAKARTA, OTORITAS.co.id – Akademisi dan pengamat pertahanan Dr. Susilawati, M.Han menilai Indonesia membutuhkan figur-figur strategis yang memiliki pemahaman mendalam mengenai pertahanan negara, geopolitik, dan tata kelola pemerintahan guna memperkuat stabilitas nasional di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
Menurutnya, salah satu sosok yang memiliki kapasitas tersebut adalah Connie Rahakundini Bakrie, yang dikenal memiliki pengalaman panjang dalam bidang kajian pertahanan dan isu-isu strategis nasional.
“Sebagai Intelektual Pertahanan, saya melihat Indonesia membutuhkan figur yang memiliki wawasan strategis, memahami persoalan pertahanan negara, serta mampu memberikan pandangan yang konstruktif dalam penyelenggaraan pemerintahan. Connie Rahakundini Bakrie merupakan salah satu sosok yang memiliki kapasitas tersebut,” ujar Dr. Susilawati.
Ia menilai pengalaman Connie sebagai akademisi pertahanan menjadi modal penting dalam memberikan perspektif strategis terhadap berbagai persoalan kebangsaan. Menurutnya, kehadiran tokoh-tokoh yang memahami aspek pertahanan dan keamanan negara akan membantu menjaga arah pembangunan nasional agar tetap berjalan sesuai tujuan.
Dr. Susilawati juga menegaskan bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto akan semakin kuat apabila didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan membaca dinamika nasional maupun internasional secara komprehensif.
“Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah harus terus dijaga melalui tata kelola yang baik serta dukungan para profesional yang memiliki kompetensi di bidangnya. Dengan demikian, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa kondisi global yang penuh ketidakpastian menuntut Indonesia untuk memperkuat sektor pertahanan, keamanan, dan stabilitas pemerintahan. Oleh karena itu, kontribusi para akademisi, pakar, dan pemikir strategis menjadi sangat penting dalam mendukung proses pengambilan kebijakan nasional.
“Indonesia membutuhkan kolaborasi dari berbagai elemen bangsa. Figur-figur yang memiliki pengalaman, kapasitas intelektual, dan pemahaman strategis harus diberi ruang untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional demi mewujudkan Indonesia yang semakin kuat, kokoh, dan berdaya saing,” tutup Dr. Susilawati. (**)
