2 Mei 2026

KSOP Sampit dan Polres Kotim Gelar Bakti Kesehatan, Tegaskan Pentingnya K3 bagi Pekerja Pelabuhan

0
IMG_20260502_144344

Sampit, Otoritas.co.id — Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2026, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit bersama Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur menggelar kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial di Dermaga Habaring Hurung, Sampit, Jumat (1/5).

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap para pekerja pelabuhan, khususnya tenaga kerja bongkar muat (TKBM), sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung pelayanan dan keselamatan kerja di sektor kepelabuhanan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KSOP Kelas III Sampit, Hotman Siagian, menekankan pentingnya penerapan budaya Keselamatan, Keamanan, dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap aktivitas di pelabuhan.

“Mari kita wujudkan pelabuhan yang tertib, aman, dan humanis demi keselamatan jiwa, kelestarian lingkungan, serta kelancaran perekonomian,” ujarnya.

Hotman mengingatkan seluruh pekerja untuk disiplin menggunakan alat pelindung diri (APD), meningkatkan efektivitas kerja, serta terus mengembangkan kapasitas sumber daya manusia guna menunjang kinerja di pelabuhan. Menurutnya, aspek keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan bongkar muat.

Ia juga menekankan bahwa peningkatan kedisiplinan dalam penerapan K3 akan berdampak langsung pada produktivitas dan daya saing tenaga kerja di era globalisasi dan digitalisasi.

“Kami percaya dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kita dapat mewujudkan pelayanan prima yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai instansi, antara lain Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Kalimantan Tengah, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kodim 1015/Sampit, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Kantor Imigrasi, Bea dan Cukai, serta unsur kepolisian dan PT Pelindo (Persero).

Selain itu, hadir pula para asosiasi kepelabuhanan seperti APBMI, ISAA, INSA, ALFI/ILFA, dan PELRA, serta seluruh anggota Koperasi TKBM “Karya Bahari” dan masyarakat sekitar pelabuhan.

Ketua Koperasi TKBM Karya Bahari, Nurhadi, menyampaikan bahwa peran TKBM sangat vital dalam menjaga kelancaran arus barang di pelabuhan.

“Kami adalah tulang punggung kegiatan logistik di pelabuhan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan keselamatan kerja,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan semua pihak yang selama ini telah bersinergi sehingga aktivitas pelabuhan berjalan semakin produktif. Menurutnya, kemitraan dengan berbagai stakeholder, termasuk Pelindo dan asosiasi kepelabuhanan, perlu terus diperkuat demi kesejahteraan para pekerja.

Melalui kegiatan bakti kesehatan dan sosial ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan pelabuhan yang aman, produktif, dan berdaya saing tinggi di Kotawaringin Timur. (**)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *