Adik Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir, Anita Kadir, Lolos Seleksi Calon Anggota Komisi Yudisial

Jakarta, otoritas.co.id — Proses uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap tujuh calon anggota Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR RI kembali menjadi sorotan publik. Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menyoroti salah satu calon, yakni Anita Kadir, yang diketahui merupakan adik dari Wakil Ketua DPR RI nonaktif, Adies Kadir.
Ketujuh calon anggota KY tersebut telah disetujui oleh delapan fraksi dalam rapat pleno persetujuan di Ruang Komisi III DPR RI pada Rabu (19/11/2025). Nama-nama itu selanjutnya akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI untuk ditetapkan.
Menurut Uchok, Anita Kadir menjadi satu-satunya perempuan dari tujuh calon yang lolos seleksi. Ia menegaskan bahwa informasi yang diterima CBA menunjukkan hubungan keluarga Anita dengan Adies Kadir.
“Lolosnya calon anggota Anita Kadir ini cukup menarik, karena yang bersangkutan merupakan adik dari Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir,” ujar Uchok dalam keterangannya.
Uchok menekankan bahwa pihaknya tidak bermaksud menduga adanya potensi kolusi dalam proses seleksi di Komisi III DPR RI. Namun ia berharap seluruh calon anggota KY yang terpilih benar-benar mampu menjalankan tugas dan fungsi pengawasan terhadap para hakim secara independen dan profesional.
Ia juga mengingatkan bahwa KY memiliki mandat strategis, antara lain mengusulkan pengangkatan hakim agung serta menjaga kehormatan, keluhuran martabat, dan perilaku hakim.
“Jangan sampai nanti misalnya ada hakim yang diduga melanggar etik dalam memutus suatu perkara, namun karena perkara itu menyangkut kepentingan tertentu, KY jadi melempem,” tegas Uchok.
Diketahui, tujuh nama calon anggota KY yang telah lolos fit and proper test adalah F. Willem Saija, Setyawan Hartono, Anita Kadir, Desmihardi, Andi Muhammad Asrun, Abdul Chair Ramadhan, dan Abhan.
Para calon tersebut sebelumnya diajukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui surat bernomor R-65/Pres/10/2025 tertanggal 22 Oktober 2025, yang menjadi awal proses pengisian keanggotaan KY untuk periode 2025–2030.
“Bersama ini kami sampaikan tujuh orang calon anggota Komisi Yudisial hasil pemilihan oleh Panitia Seleksi,” tulis Presiden dalam surat yang ditujukan kepada Ketua DPR RI. (**)
