Kebuntuan Informasi Blok VI Pasar Senen, DPN Peduli Nusantara Desak Dirut Pasar Jaya Bentuk Timsus

0
file_00000000748881fa9039bd7a1a67b559

JAKARTA, OTORITAS.co.id — DPN Peduli Nusantara Tunggal Jakarta mendesak Direktur Utama Perumda Pasar Jaya segera membentuk Tim Khusus (Timsus) untuk menangani persoalan pembangunan kembali Pasar Senen Blok VI, Jakarta Pusat.

Desakan tersebut disampaikan organisasi yang bergerak di bidang advokasi kebijakan publik itu menyusul belum tuntasnya proses revitalisasi Blok VI Pasar Senen yang menurut mereka telah berlangsung hampir satu dekade.

Ketua Umum DPN Peduli Nusantara Tunggal Jakarta, Arthur Noija, SH, menilai kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap kepastian usaha para pedagang, tetapi juga perlu dievaluasi dari sisi transparansi informasi dan tata kelola internal Perumda Pasar Jaya.

Menurut Arthur, pembentukan Timsus yang bekerja langsung di bawah kendali Direktur Utama diperlukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi proyek, termasuk perkembangan pembangunan, dokumen kerja sama, hambatan administratif maupun teknis, serta kepastian bagi para pedagang.

Kepastian Hukum dan Hak Pedagang

Arthur mengatakan persoalan Blok VI perlu dilihat dari perspektif kepastian hukum (legal certainty), khususnya menyangkut kejelasan aturan, keterbukaan informasi dan kepastian pelaksanaan kewajiban.

“Faktanya, hak-hak pedagang atas kelanjutan proyek Blok VI seolah digantungkan tanpa kejelasan. Ketidakpastian akibat lambatnya birokrasi ini bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keadilan administratif,” ujar Arthur, Minggu (28/9).

Ia menilai pedagang membutuhkan informasi yang jelas mengenai status proyek dan langkah konkret yang akan dilakukan Perumda Pasar Jaya.

Persoalan Keadilan bagi Pedagang

Arthur juga mengutip prinsip keadilan yang dikemukakan filsuf hukum Romawi, Ulpianus, yakni constans et perpetua voluntas ius suum cuique tribuendi, yang secara umum dimaknai sebagai kehendak yang tetap dan terus-menerus untuk memberikan kepada setiap orang apa yang menjadi bagiannya.

Dalam konteks Blok VI Pasar Senen, menurut Arthur, prinsip tersebut berkaitan dengan kepastian para pedagang memperoleh tempat usaha dan informasi yang jelas mengenai keberlanjutan pembangunan.

“Bagaimana keadilan dapat diwujudkan jika pedagang harus menunggu bertahun-tahun dalam kondisi tempat penampungan sementara yang tidak ideal, sementara informasi mengenai proyek belum mendapatkan kejelasan yang memadai?” katanya.

Dirut Diminta Lakukan Intervensi Struktural

Dari perspektif tata kelola, Arthur berpandangan bahwa Direktur Utama perlu melakukan intervensi langsung apabila terdapat hambatan birokrasi atau persoalan koordinasi di tingkat internal manajemen.

Menurut dia, pimpinan tertinggi perusahaan memiliki kewenangan untuk memastikan seluruh unit kerja menjalankan fungsi secara akuntabel dan memberikan informasi yang diperlukan pemangku kepentingan.

“Ketika birokrasi di bawahnya, termasuk bidang terkait, mengalami disfungsi atau terdapat persoalan dalam penyampaian informasi kepada publik dan pedagang, maka Direksi perlu melakukan intervensi struktural. Persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

Arthur mengusulkan agar Timsus memiliki mandat yang jelas dan melaporkan hasil kerjanya secara langsung kepada Direktur Utama.

“Timsus harus bekerja secara transparan dan memiliki akses terhadap seluruh data yang berkaitan dengan Blok VI, termasuk dokumen kontrak, perkembangan proyek dan hambatan yang terjadi. Dengan begitu, persoalan dapat dipetakan secara objektif dan publik maupun pedagang mendapatkan kepastian informasi,” ujarnya.

Menunggu Langkah Perumda Pasar Jaya

DPN Peduli Nusantara Tunggal Jakarta berharap pembentukan Timsus dapat menjadi langkah konkret untuk mengurai persoalan revitalisasi Blok VI Pasar Senen sekaligus memberikan kepastian kepada para pedagang yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat tanggapan dari pihak Perumda Pasar Jaya terkait desakan pembentukan Timsus tersebut.

Publik dan para pedagang kini menunggu langkah manajemen Perumda Pasar Jaya, khususnya Direktur Utama Agus Himawan Widiyanto, terkait penyelesaian persoalan pembangunan kembali Blok VI Pasar Senen.

[TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://staging-clanstvo.fksarajevo.ba/

http://help.neteye.co/article/instalacao-neteye/

https://cihef.org/domaine-dactivites/

https://www.guiamaster.com.ar/rubros/taxis

https://gte.co.id/idn/

https://cartel.ua/

https://nationalsportscamps.in/

https://chungtee.co.th/

https://csi-movie.com/

https://duncanscoins.org/

https://hipstermag.org/

https://pedodonti.nu/

https://www.duniamusso.org/

https://progate.me/

https://pediaafrica.org/

https://evergreengardensuk.co.uk/

https://artios.com.br/

https://vam-prodam.ru/business-tariffs

https://www.masaya.uml.edu.ni/

https://abtennisdevelopment.com/about/

https://imageauboutdesdoigts.org/

http://www.ritualhelper.lviv.ua/krematoriy/

https://uwaisteam.com/writingcamp

https://fintechplicity.com/trading/

https://vam-prodam.ru/shops

https://billiardsamara.ru/blog/

https://revistajireh.uml.edu.ni/publicaciones/

https://bashqash.com/bashqash-blog/

https://hr.iclick.co.nz/

https://www.nuevaguinea.uml.edu.ni/publicaciones/

https://jurnal.yoctobrain.org/index.php/ijodas/

https://www.nijpcr.nou.edu.ng/

https://tic.wonogirikab.go.id/

https://shambhuholdings.com/governance.html

https://yoctobrain.org/

https://ta.pp.ru/

https://kharkiv-nuau.hneu.edu.ua/

https://convergence.asaindia.org/

https://halosimetri.com/projects/

https://mk-gracia.ru/kompaniya/

https://bib.aseba.org/