Citra Sinema Siapkan ‘Oase’ Spiritual di Ramadan 1447 H: Lorong Waktu dan PPT Jilid 19 Siap Tayang di SCTV.

Jakarta, otoritas.co.id – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, rumah produksi Citra Sinema di bawah komando aktor sekaligus sutradara senior Deddy Mizwar kembali menegaskan eksistensinya dalam menghadirkan tayangan berkualitas dan sarat makna. Tahun ini, dua serial legendaris, Lorong Waktu dan Para Pencari Tuhan (PPT) Jilid 19, dipastikan akan menemani pemirsa setia SCTV selama 30 hari penuh sepanjang Ramadan.
Serial Para Pencari Tuhan Jilid 19 yang mengusung tema “Tobat Woyyy” dijadwalkan tayang setiap dini hari pukul 02.45 WIB, sementara Lorong Waktu hadir menyusul pada pukul 04.20 WIB. Kehadiran dua serial Ramadan ini bukan sekadar hiburan musiman, melainkan dirancang sebagai “vitamin batin” bagi masyarakat di tengah padatnya rutinitas harian.
Wajah Baru, Warna Baru
Produksi Ramadan tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan. Deddy Mizwar melakukan penyegaran dengan menghadirkan deretan wajah baru serta karakter yang lebih dinamis. Langkah ini dilakukan untuk memberi warna baru sekaligus menjaga relevansi cerita dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai utama yang telah melekat sejak awal.
Para Pencari Tuhan Jilid 19 tetap melanjutkan tradisinya sebagai sinetron religi unggulan yang menyoroti sisi kemanusiaan dan realitas sosial. Sejumlah wajah lama yang selalu dirindukan penonton, seperti Bang Jack, Pak Jarwo, Asrul, dan Udin, kembali hadir. Kehadiran karakter-karakter baru pun menambah dinamika cerita dan memberikan warna yang lebih segar pada jilid terbaru ini.
Sementara itu, Lorong Waktu yang kini memasuki tahun keduanya kembali hadir dengan kemasan lebih segar. Serial ini mengajak penonton untuk berefleksi melalui perjalanan lintas waktu yang sarat pesan moral, spiritual, dan nilai kehidupan.
Bukan Sekadar Tontonan, tetapi Tuntunan
Deddy Mizwar menegaskan bahwa setiap karya yang diproduksi Citra Sinema selalu mengusung misi dakwah yang kuat. Tayangan ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media kontemplasi yang menyejukkan mental dan spiritual masyarakat.
“Kami ingin menyuguhkan sesuatu yang bukan sekadar tontonan, tetapi juga menjadi tuntunan bagi masyarakat dalam menjalani ibadah puasa,” ujar pihak produksi.
Secara psikologis, tayangan dengan pesan moral positif dan nilai spiritual diyakini dapat membantu menurunkan tingkat stres serta memberikan ketenangan batin bagi penonton selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Otoritas Entertainment | Ardian S. Perkasa
